Latar Belakang:Masalah kesahatan gigi dan mulut masih menjadi keluhan masyarakat yaitu karies dan penyakit periodontal.Karies disebabakan oleh bakteri Streptococcus mutans dan penyakit periodontal disebabkan bakteri Porphyromonas gingivalis.Mengurangi pertumbahan bakteri tersebut dapat dilakukan dengan bahan yang memiliki sifat antibakteri salah satunya adalah daun tigaron yang memiliki sifat antibakteri. Tujuan: Mengetahui efek ekstrak daun tigaron terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dan Porphyromonas g ingivalis. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah post test only control group design. Uji yang digunakan yaitu disc diffusion (Kirby and Bauer Test) untuk menguji respon pertumbuhan bakteri terhadap agen antibakteri.Penelitian ini menggunakan bakteri Streptococcus mutans dan Porphyromonas g ingivalis yang diberi perlakuan ekstrak etanol daun tigaron (Crateva Religiosa G. Forst) dengan konsentrasi 10%,25%,50% dan 70%.Kemudian dilakukan pengulangan sebanyak empat kali. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terbentuk zona hambat disekitar paper disc yang telah diberi ekstrak etanol daun tigaron (Crateva Religiosa G. Forst) pada semua konsentrasi. Kesimpulan: Ekstrak etanol daun tigaron (Crateva Religiosa G. Forst ) pada konsentrasi 10% ,25%,50% dan 70% tidak memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus Mutans dan Porphyromonas Gingivalis.
Copyrights © 2021