Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dan konsentrasi pada atlet tenis lapangan. Sejumlah 50 orang atlet tenis lapangan yang berlaga pada ajang POMNAS XVII Sumatera Barat 2022 menjadi subjek penelitian. Pengukuran variabel-variabel penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuisioner dan tes. Instrumen penelitian pada aspek kecemasan menggunakan kuisioner dengan 35 butir soal (validitas 0,83 dan realibilitas 0,65) kemudian untuk aspek konsentrasi menggunakan tes Grid Concentration Exercise. Analisis data yang digunakan menggunakan korelasi product moment. Hasil analisis data menunjukan koefisien korelasi sebesar 0.782 (kuat) dan memberikan korelasi antar variabel sebesar 68%. Dari nilai koefisien korelasi berada pada kategori kuat, artinya jika tingkat kecemasan tinggi maka akan diikuti penurunan konsentrasi pada atlet tenis lapangan. Begitu pula sebaliknya, penurun tingkat kecemasan akan diikuti dengan peningkatan konsentarasi atlet tenis lapangan. Hal ini menunjukan bahwa kecemasan merupakan faktor yang memberi pengaruh yang penting terhadap konsentrasi atlet. Konsentrasi merupakan kemampuan seseorang untuk memusatkan perhatian dan pikirannya pada satu tujuan yang diperoleh melalui penginderaan dan tidak terganggu oleh stimulus internal maupun eksternal yang tidak relevan. Sehingga jika atlet merasa cemas maka proses untuk memusatkan perhatian dan pikirannya akan menjadi terganggu yang ditunjukan dengan gejala fisiologis seperti nyeri perut, berkeringat berlebihan serta pernafasan yang tidak teratur.
Copyrights © 2023