Guna menghindari penularan covid-19 melalui pertemuan fisik atau tatap muka, pemerintah sempat menerapkan kebijakan mulai dengan Pembatasan Skala Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 sampai Level 4. Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Bina Informatika Tangerang Selatan, termasuk lembaga pendidikan swasta yang terkena dampak penerapan PSBB dan PPKM. Mayoritas aktivitas pendidikan diterapkan secara daring melalui aplikasi zoom meeting atau google meet. Tingkat penerimaan peserta didik baru (PPDB) menurun 10% selama dua tahun pandemi covid-19 karena banyak orang tua yang kehilangan pendapatan sehingga memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri agar biaya lebih murah. Selain itu, hampir separuh murid dari beberapa kelas tertunda pembayaran bulanan sekolah (Sumbangan Pembinaan Pendidikan atau SPP) karena penghasilan orang tuanya berkurang. Belum lagi pembelajaran daring dianggap kurang efektif karena sejumlah kendala. Melalui penelitian ini, penulis ingin mengetahui strategi SMKS Bina Informatika menangani krisis supaya bertahan di tengah pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis SWOT melalui dukungan kepustakaan sehingga memperkuat hasil penelitian. Sedangkan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan triangulasi atau gabungan (Sugiyono, 2016:225). Berdasarkan hasil penelitian, saat kasus covid-19 meningkat di awal pandemi April 2020, SMKS Bina Informatika menerapkan full belajar daring. Sementara saat pandemi covid-19 melandai pada Agustus 2021 hingga Maret 2022, Bina Informatika menerapkan pembelajaran hybrid atau 50% tatap muka. Pembelajaran kembali tatap muka 100% sejak April 2022 saat wilayah Tangerang Selatan dinyatakan bebas covid-19. Untuk mempermudah akses materi pelajaran, absensi murid maupun guru, dan penilaian maka digunakan aplikasi BI-SMART yang bisa diakses via ponsel serta komputer. Bagi murid yang orang tuanya terkendala keuangan, SMKS Bina Informatika memberikan kelonggaran batas waktu pembayaran dan seluruh murid menerima diskon 50%. Bagi murid baru ada dispensasi biaya uang pangkal atau gedung sekolah bisa dicicil tiga sampai empat kali.
Copyrights © 2022