Pandemi Covid-19 telah surut, tetapi belum dapat dikatakan tuntas. Pada awal pandemi, sebuah penelitian menyatakan penanggulangan Covid-19 bergantung pada kebijakan politik negara. Kepemimpinan Joko Widodo dianggap demokratis, bahkan ‘mengayun’. Tetapi tidak seluruh masyarakat Indonesia melihat demikian. Selama 2 tahun –pengetatan mobilitas penduduk– kedua aspek itu dapat menjadi indikator yang diangkat ke permukaan sebagai masalah Sosial paling menyita perhatian, khususnya menjelang perubahan kepemimpinan 2024. Selain itu, secara Ekonomi-Politik, Indonesia juga menghadapi persoalan yang tidak mudah. Kelas Menengah Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dibanding para saudaranya di Malaysia, Thailand, bahkan Singapore. Kalau begitu, apakah Ekonomi–Politik Indonesia bertumbuh dengan baik dan seiring sejalan? Faktor-faktor apakah yang paling dapat mempengaruhi, terutama jika dilihat dari kondisi sepanjang tahun 2022? Catatan ini sebagian besar berasal dari catatan riil mengenai kondisi-kondisi Ekonomi Politik sepanjang 2022, yang dilihat melalui teori-teori relevan. Tafsir atau Hermeneutika Sosial tidak terhindarkan, yang terutama digunakan sebagai metode penjelajahan data. Pada bagian akhir dikemukakan beberapa simpulan tentataif
Copyrights © 2023