Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dampak kerjasama bilateral Indonesia-PNG dalam pertahanan dan keamanan kedua masing-masing wilayah. Mengingat bahwa Indonesia dan PNG memiliki wilayah yang berbatasan di darat dan selalu rawan konflik sehingga perlu dilihat sejauh mana BLM (Border Liasion Meeting) yang merupakan salah satu pelaksanaan politik luar negeri dalam implementasinya bagi kedua negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menjelaskan tentang kerjasama bilateral Indonesia-PNG dan implementasinya dalam keamanan dan pertahanan. Hal ini menjadi suatu perhatian khusus bagi negara yang memiliki batas secara langsung di darat. Hasil prenelitian menjadi pertimbangan untuk pemerintah agar hubungan kerjasama bilateral khususnya dalam keamanan dan pertahanan wilayah rawan konflik lebih diperhatikan.
Copyrights © 2023