Ketersediaan buah cabai di pasaran umumnya tidak stabil. Saat panen raya suplai cabai melimpah sehingga harganya rendah. Sebaliknya saat musim hujan, suplai cabai sangat terbatas sehingga harganya melonjak. Masyarakat desa Oeltua Kabupaten Kupang umumnya adalah petani dan peternak. Salah satu tanaman yang banyak diusahakan adalah cabai. Melalui kegiatan PKM ini dilakukan transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan bagi Kelompok Tani Kaum Ibu Sonaf Honis Bonen dan masyarakat setempat untuk meningkatkan kecakapan dalam budidaya cabai serta pengolahan cabai, yaitu dengan pemanfaatan mulsa plastik hitam perak serta penggunaan food dehydrator dalam pengolahan buah cabai. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan dan diskusi serta demplot penggunaan mulsa plastik dalam budidaya cabai, serta praktek pengolahan buah cabai menggunakan food dehydrator. Mulsa plastik berguna untuk mencegah pertumbuhan gulma serta mengurangi evaporasi. Hal ini sesuai untuk Kabupaten Kupang yang termasuk daerah semi arid atau beriklim kering. Proses pengeringan buah cabai cukup sederhana sehingga mudah dipraktekkan oleh peserta kegiatan ini. Luaran kegiatan PKM ini berupa produk buah cabai kering, boncabai, serta serpihan cabai atau chilli-flake. Luaran akademik berupa publikasi ilmiah pada jurnal nasional terindeks Sinta-5, publikasi pada media lokal online serta visdeo kegiatan yang diunggah pada web-Fakultas Pertanian Undana.
Copyrights © 2023