Usia lebih dari 60 tahun membuat lansia mengalami perubahan secara anatomis, fisiologis dan perubahan biokimia pada tubuh sehingga berdampak pada fungsi dan kemampuan tubuh secara keseluruhan sehingga dapat memicu timbulnya gangguan kesehatan seperti hipertensi yang terjadi pada lansia dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan dan kualitas hidup lansia. Lansia dengan hipertensi kerap sekali menggantungkan pada penggunaan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah dalam jangka waktu yang panjang karena dapat menimbulkan komplikasi penyakit berupa : stroke, gangguan pada ginjal, gangguan pada mata, bahkan serangan jantung, kekhawatiran tersebut yang dikeluhkan pada lansia dengan pasien hipertensi mengejar pengobatan korelatif sebagai keputusan elektif untuk pengobatan. Pemberian terapi akupresur yang murah, mudah dan aman untuk dapat membantu menurunkan tekanan darah dan membuat rasa nyaman pada lansiTeknik pemijatan menggunakan jari pada titik meridian akupresur, sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah lansia di Puskesmas Mendawai Kabupaten Kotawaringin Barat. Kegiatan ini dilakukan dalam sehari, dimulai pada pukul 08.30 WIB sampai selesai, tempat pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah di Posbindu Puskesmas Mendawai yaitu di pelataran Masjid Mujahidin Kecamatan Arut Selatan Kotawaringin Barat, di ikuti oleh 18 lansia, metode dilakukan dengan memberikan post test, penyuluhan, serta praktik pemijatan akupresur dan terakhir post test. Hasil pretest dari 18 peseerta, 13 peserta (72,2%) memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang hipertensi. Setelah dilakukan program PKM didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan dimana 16 peserta (88,89%) sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan baik dalam penanganan penurunan keluhan hipertensi, sesuai dengan tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada lansia untuk dapat menangani keluhan hipertensi dengan teknik non farmakologi agar kualitas hidupnya dapat meningkat dan pengetahuan tentang penanganan keluhan hipertensi secara mandiri dapat tercapai.
Copyrights © 2023