Penumpukan sampah di wilayah pesisir merupakan ancaman nyata terhadap kondisi perairan karena dalam jangka pendek dapat mempengaruhi kualitas habitat biota perairan dan dalam jangka waktu penimbunan yang lebih lama dapat menyebabkan biomagnifikasi dan penurunan kualitas rantai makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sampah laut berdasarkan jenis, ukuran, dan massa di perairan Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar yang menjadi pusat kegiatan pariwisata dan perikanan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-April 2023 di Pantai Beba (pelabuhan ikan) dan Pantai Sampulungan (kawasan wisata). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian survei dengan cara mengumpulkan sampah laut berdasarkan bentangan transek garis pantai sepanjang 100 m dan lebar 30 m serta mengamati parameter oseanografi yaitu arus, gelombang, dan pasang surut. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan parametrik dengan menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan jenis sampah laut yang mendominasi di kedua stasiun tersebut adalah sampah plastik (1165 item). Berdasarkan ukurannya, ciri yang dominan pada kedua lokasi pengamatan adalah sampah berukuran makro (3078 item). Total massa sampah laut yang diperoleh dari kedua stasiun pengamatan adalah 198,46 kg. Hasil uji ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan (P>0,05) antara sampah laut di wilayah pesisir dengan kegiatan utama pariwisata dan pelabuhan perikanan ditinjau dari jenisnya tetapi tidak berbeda nyata berdasarkan ukurannya.
Copyrights © 2023