Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) sesuai--tidaknya kegiatan belajar-mengajar keterampilan identifikasi tokoh cerita rakyat melalui pendekatan individual dan media LKPD dengan rencana kegiatan belajar-mengajar; 2) besaran siswa tuntas dalam pembelajaran keterampilan identifikasi tokoh cerita rakyat melalui pendekatan individual dan media LKPD. Penelitian ini dilaksanakan di semester genap tahun ajaran 2022/2023 di SD Negeri 012 Tempuling. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah para siswa kelas IV- A SD Negeri 012 Tempuling. Mereka berjumlah 13 siswa yang belum mencapai KKM 70,00 dari 24 siswa kelas IV-A SD Negeri 012 Tempuling. Instrumen utama penelitian ini adalah RPP yang hanya berisi kegiatan belajar-mengajar. Instrumen lainnya adalah LKPD yang berisi 2 bagian. Pertama, teks cerita rakyat yang dilengkapi dengan tes pilihan ganda. Instrumen lainnya adalah pedoman observasi guna mengumpulkan data kegiatan belajar-mengajar dan instrumen tes identifikasi tokoh cerita rakyat. Untuk mengumpulkan data hasil belajar digunakanadalah tes keterampilan mengidentifikasi tokoh cerita rakyat yang berbentuk pilihan ganda jenis lisan/tulisan. Instrumen tes ini disusun secara objektif dan sistematis sehingga memenuhi syarat tes yang valid. Data kegiatan belajar dianalisis secara tematik sedangkan data hasil belajar keterampilan identifikasi tokoh cerita rakyat melalui pendekatan individual dan media LKPD dianalisis menggunakan statistik deskriptif yakni persen dan modus. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: 1) kegiatan belajar-mengajar terlaksana sesuai dengan rencana kegiatan belajar-mengajar; 2) pada siklus pertama hanya 8 siswa yang dapat mencapai KKM 70,00; secara klasikal hanya 65,53 persen sedangkan untuk siklus kedua terdapat 4 siswa yang mencapai KKM 70,00; keterampilan identifikasi tokoh cerita rakyat melalui teknik tes opsi unik dan media LKPD bagi siswa kelas IV-A SD Negeri 012 Tempuling yang secara klasikal mencapai KKM 70,00.
Copyrights © 2023