Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) kategori kelayakan bahasa cerita rakyat Papua dalam Kumpulan Cerita Rakyat Papua untuk siswa kelas tinggi SD/MI menurut Indeks Fog; 2) modus kelayakan bahasa cerita rakyat Papua dalam Kumpulan Cerita Rakyat Papua untuk siswa kelas tinggi SD/MI menurut Indeks Fog per kelompok sampel. Penelitian perpustakaan ini dilaksanakan di awal semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Populasi penelitian kelayakan bahasa ini adalah 5 cerita rakyat yang terhimpun di dalam buku Kumpulan Cerita Rakyat Papua. Lima cerita rakyat berjudul: 1) Asal Mula Munculnya Cesar Pak: Penghuni Muara Sungai Ayip; 2) Kisah Pulau Venue; 3) Asal Mula Keladi; 4) Asal Mula Batu Kacabo; 5) Kisah Burung Purna dan si Ular Naga. Sampel penelitian ini hanya paragraf pertama untuk setiap judul cerita rakyat Papua. Penelitian kepustakaan ini menggunakan 2 jenis instrumen. Pertama, instrumen dokumentasi yakni buku kumpulan cerita rakyat dengan judul ‘Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Pemenang Sayembara); buku kumpulan cerita rakyat Papua ini berisi 19 cerita rakyat yang direproduksi oleh para penulis yang berbeda; total 307 halaman A4. Kedua, instrumen kuesioner yang berguna untuk memvalidasi setiap hasil analisis kelayakan cerita rakyat. Data kelayakan bahasa cerita rakyat Papua dalam Kumpulan Cerita Rakyat Papua dianalisis menggunakan teknikIndeks Fog. Hasil penelitian: 1) cerita rakyat Papua bagi siswa kelas tinggi SD/MI menurut Indeks Fog berkategori kelayakan bahasa mudah dibaca oleh siswa SD/MI; 2) modus kelayakan bahasa cerita rakyat Papua bagi siswa kelas tinggi SD/MI menurut Indeks Fog adalah mudah dibaca oleh siswa SD/MI.
Copyrights © 2024