ABSTRAKHarga saham sebagai indikator nilai perusahaan akan dipengaruhi oleh berbagai faktor, dimana faktor-faktor tersebut baik langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi harga saham suatu perusahaan. Pemburukan perekonomian Indonesia yang dipicu oleh pelarian modal serta ekspansi moneter bantuan likuiditas bank Indonesia telah menimbulkan dampak yang sangat mendalam bagi kinerja perekonomian di negeri ini, khususnya meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus atau inflasi. Krisis ekonomi ini sangat mempengaruhi aktivitas dan kinerja perusahaan-perusahaan unggulan di Indonesia. Berdasarkan hal tersebut diatas maka dilakukan penelitian tentang pengaruh rasio-rasio keuangan dan tingkat inflasi terhadap harga saham pada perusahaan-perusahaan unggulan yang tercatat di indeks LQ-45 Bursa Efek Indonesia.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa harga saham dan laporan keuangan, yaitu neraca dan laporan laba-rugi selama kurun waktu 2016-2018 dari PT. Bursa Efek Indonesia. Variabel yang dipergunakan adalah Rasio Harga-Laba, Return on equty, Earning per share, Rasio nilai pasar/Buku dan tingkat inflasi. Sedangkan analisa yang dipergunakan adalah analisa regresi linier berganda.Dari hasil analisa diketahi bahwa berdasarkan perhitungan secara simultan Rasio harga-laba, return on equity, earning per share, rasio nilai pasar/buku dan tingkat inflasi berpengaruh terhadap perubahan harga pasar saham, sehingga model regresi yang dihasilkan adalah cocok atau sesuai dalam menerangkan harga saham. Sedangkan untuk perhitungan secara parsial variabel Rasio Harga-Laba tidak berpengaruh terhadap Harga saham. Dan variabel Return on Equity Earning Per Share, Rasio nilai Pasar/Buku dan Tingkat Inflasi secara parsial berpengaruh terhadap Harga saham.Kata kunci : PER, ROE, EPS, PBV, Inflasi, Harga SahamABSTRAKHarga saham sebagai indikator nilai perusahaan akan dipengaruhi oleh berbagai faktor, dimana faktor-faktor tersebut baik langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi harga saham suatu perusahaan. Pemburukan perekonomian Indonesia yang dipicu oleh pelarian modal serta ekspansi moneter bantuan likuiditas bank Indonesia telah menimbulkan dampak yang sangat mendalam bagi kinerja perekonomian di negeri ini, khususnya meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus atau inflasi. Krisis ekonomi ini sangat mempengaruhi aktivitas dan kinerja perusahaan-perusahaan unggulan di Indonesia. Berdasarkan hal tersebut diatas maka dilakukan penelitian tentang pengaruh rasio-rasio keuangan dan tingkat inflasi terhadap harga saham pada perusahaan-perusahaan unggulan yang tercatat di indeks LQ-45 Bursa Efek Indonesia.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa harga saham dan laporan keuangan, yaitu neraca dan laporan laba-rugi selama kurun waktu 2016-2018 dari PT. Bursa Efek Indonesia. Variabel yang dipergunakan adalah Rasio Harga-Laba, Return on equty, Earning per share, Rasio nilai pasar/Buku dan tingkat inflasi. Sedangkan analisa yang dipergunakan adalah analisa regresi linier berganda.Dari hasil analisa diketahi bahwa berdasarkan perhitungan secara simultan Rasio harga-laba, return on equity, earning per share, rasio nilai pasar/buku dan tingkat inflasi berpengaruh terhadap perubahan harga pasar saham, sehingga model regresi yang dihasilkan adalah cocok atau sesuai dalam menerangkan harga saham. Sedangkan untuk perhitungan secara parsial variabel Rasio Harga-Laba tidak berpengaruh terhadap Harga saham. Dan variabel Return on Equity Earning Per Share, Rasio nilai Pasar/Buku dan Tingkat Inflasi secara parsial berpengaruh terhadap Harga saham.Kata kunci : PER, ROE, EPS, PBV, Inflasi, Harga Saham
Copyrights © 2020