Penelitian ini dilakukan untuh menjawab pertanyaan “Apakah Laporan Keuangan masih bisa dipercaya akurasinya”. Kecurangan akuntansi dalam pelaporan keuangan menimbulkan keraguan yang besar dan kerugian bagi para investor, kreditor, dan stakeholders lainnya. Akibatnya pihak users mendapatkan informasi yang salah atas kondisi entitas karena adanya upaya menyembunyikan informasi yang relevan dan akurat, sehingga mengakibatkan users mengambil suatu analisa dan keputusan yang salah. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh creative accounting, corporate governance dan impression management terhadap internal control system dan kecurangan akuntansi dalam pelaporan keuangan. Dimana variable internal control system menjadi variabel intervening yang menghubungkan antara creative accounting, corporate governance dan impression management terhadap kecurangan akuntansi pada pelaporan keuangan. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah staf, pegawai dan karyawan bagian accounting, dan finance dalam sebuah entitas public. Penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan Software smartPLS 3.0. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa creative accounting berpengaruh dan corporate governance berpengaruh terhadap kecurangan akuntansi. Sedangkan corporate governance berpengaruh terhadap internal control system.
Copyrights © 2022