Kemajuan teknologi menyebabkan tingginya intensitas mengakses media sosial instagram. Remaja putri lebih mudah dipengaruhi oleh instagram. Kebiasaan makan remaja putri cenderung lebih sering mengonsumsi fast food. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas mengakses media sosial instagram dengan kebiasaan mengonsumsi fast food pada remaja putri di Desa Caracas Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah remaja putri di Desa Caracas berusia 17-21 tahun sebanyak 124 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sebanyak 95 responden. Intensitas mengakses media sosial instagram diukur menggunakan kuesioner, dan kebiasaan mengonsumsi fast food menggunakan FFQ. Analisis bivariat menggunakan uji statistic chi-square dengan tingkat kesalahan α=5%. Hasil penelitian ini adalah intensitas mengakses media sosial instagram termasuk kedalam kategori lama sebanyak 75,8%. Kebiasaan makan remaja putri termasuk kedalam kategori sering mengonsumsi fast food sebanyak 61,2%. Ada hubungan intensitas mengakses media sosial instagram dengan kebiasaan mengonsumsi fast food (p-value 0,036). Kesimpulan yang di dapatkan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara intensitas mengakses media sosial instagram dengan kebiasaan mengonsumsi fast food pada remaja putri di Desa Caracas Kabupaten Kuningan Jawa Barat
Copyrights © 2023