Penelitian ini meneliti pengaruh dimensi politik, terutama yang terkait dengan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), terhadap kinerja pasar saham yang diproksikan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia. Sebagai landasan teoretis, penelitian ini merinci faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi harga saham, dengan penekanan pada dimensi politik. Melalui analisis statistik dan model Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM PLS), penelitian ini meneliti hubungan antara IDI dan IHSG serta menganalisis kontribusi setiap sub-indikator IDI terhadap perubahan IHSG. Data yang digunakan berasal dari survei Badan Pusat Statistik Indonesia untuk periode 2010-2020. Hasilnya menunjukkan bahwa Indeks Demokrasi Indonesia secara signifikan mempengaruhi kinerja pasar saham, dengan kontribusi yang kuat dari sebagian besar sub-indikator IDI. Namun, ada dua sub-indikator, yaitu "Pemilu yang Bebas dan Adil" serta "Peran Peradilan yang Independen," yang tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap IHSG. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi investor dan pemangku kebijakan dalam memahami bagaimana aspek-aspek spesifik dari sistem politik dapat memengaruhi dinamika pasar saham. Selain itu, penelitian ini menyediakan landasan untuk penelitian lebih lanjut, memperluas analisis terhadap sub-sub indikator serta mempertimbangkan faktor lain yang mungkin memengaruhi kinerja pasar saham di konteks demokrasi Indonesia.
Copyrights © 2023