Prevalensi terjadinya dismenore di Dunia rata-rata lebih besar dari 50%. Di Amerika Serikat sekitar 60%, di Swedia sekitar 72%, sedangkan Indonesia sekitar 55%. Dismenore merupakan salah satu masalah ginekologi yang yang paling umum dialami saat masa remaja. Penanganan dismenore dapat dilakukan dengan pengobatan Non-Farmakologi yaitu dengan Abdominal Stretching. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui skala nyeri dismenore sebelum dan sesudah diberikan Abdominal Stretching. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan desain Quasy Eksperimen dengan pendekatan one group pretest-postest dilakukan pada tanggal 30 Mei - 10 Juni di SMA Plus Bina Bangsa Pekanbaru dengan jumlah responden sebanyak 15 orang. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata skala nyeri responden setelah melakukan Abdominal Stretching turun, yang bisa dilihat dari hasil mean pretest dan postest yaitu 5.33 turun menjadi 3.27. Hasil uji T diperoleh hasil p value 0,000. Artinya ada pengaruh Abdominal Stretching sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Untuk itu disarankan kepada pihak sekolah terutama guru BK untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang nyeri dismenore.
Copyrights © 2023