Penggunaan kesenian barzanji ini sering kita temui pada acara-acara sakral umat muslim. Di Kabupaten Aceh Selatan, pertunjukan barzanji masih sering kita temui di berbagai hajatan. Barzanji yang ditampilkan sebagai wujud rasa syukur atas apa yang telah Allah SWT berikan. Dalam struktur keseniannya, barzanji yang ada di Aceh Selatan memiliki tiga tahapan yaitu pembuka, inti, dan penutup. Pada pembukaan kesenian barzanji, pelaku barzanji melantunkan sholawat-sholawat yang ditujukan kepada Rasulullah yaitu Sholawat Al-jannatu dan Sholawat Adnani. Sebagai pembuka barzanji, sholawat Al-Jannatu menjadi kunci ketertarikan bagi pendengar saat menyaksikan pertunjukan barzanji tersebut. Perlu adanya upaya transkripsi syair dan bentuk melodi sholawat Al-Jannatu, sebagai upaya pelestarian kesenian tradisi tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan mendeskripsikan semua hasil lapangan sesuai dengan apa yang terjadi saat itu juga. Data yang digunakan peneliti untuk mentranskripsikan bentuk melodi bersumber dari video dan audio rekaman pertunjukan barzanji yang umumnya dilakukan di Aceh Selatan. Berdasarkan hasil penelitian, sholawat Al-Jannatu berisi tentang permohonan terhadap limpahan atas keberkahan yang telah Allah berikan. Struktur bentuk melodi Sholawat Al-Jannatu pada Barzanji secara garis besar terdiri dari 14 kalimat. Melodi yang digunakan dalam melantunkan sholawat Al-Jannatu tersebut terdiri dari beragam bentuk melodi.
Copyrights © 2023