Penellitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konflik peran ganda dan kecerdasan emosi terhadap kinerja guru yang sudah menikah, dan juga pengaruh konflik peran ganda dan kecerdasan emosi secara bersama-sama terhadap kinerja guru wanita yang sudah menikah. Subjek penelitian ini adalah 141 orang yang berasal dari 17 Sekolah Dasar Negeri di Jakarta. Hasil analisis pengaruh konflik peran ganda terhadap kinerja diketahui bahwa signifikansi regresi adalah sebesar 0,112 (p>0,05) dan R square sebesar 0,018. Besarnya signifikansi regresi kecerdasan emosi terhadap kinerja adalah sebesar 0,739 (p>0,05) dan R square sebesar 0,001. Dan besaran signifikansi regresi konflik peran ganda dan kecerdasan emosi secara bersama-sama terhadap kinerja adalah sebesar 0,272 (p>0,05) dan R square sebesar 0,019. Dari analisis diketahui bahwa dari ketiga hipotesis yang disampaikan peneliti, ketiganya ditolak. Konflik peran ganda dan kecerdasan emosi tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja subjek guru yang sudah menikah dalam penelitian ini, serta konflik peran ganda dan kecerdasan emosi secara bersama-sama juga tidak berpengaruh terhadap kinerja subjek guru wanita yang sudah menikah dalam penelitian ini.
Copyrights © 2022