Dalam dua tahun terakhir, pandemi telah membatasi berbagai aktivitas publik. Pembatasan ini memunculkan suatu fenomena baru bagi masyarakat yang menyebabkan ketergantungan terhadap teknologi akibat adanya pembatasan dalam berinteraksi. Hal itu tentu juga berdampak pada pelaksanaan pemilu, sehingga adanya sebuah inovasi untuk membantu dalam mempermudah masyarakat terutama kaum disabilitas dalam memperoleh informasi dan berpartisipasi di dalam politik. Sehingga, difokuskan adanya digital learning sebagai bentuk merealisasikan meaningful participation bagi kelompok disabilitas dalampemilihan umum di Indonesia. Penelitian ini mengulas bagaimana penerapan digital learning terhadap kelompok disabiltas dalam pemilihan umum untuk memperlihatkan kesempatan yang bisa diperoleh dalam menyampaikan partisipasi politik. DIGI-EDVOT hadir untuk menjawab permasalahan kelompok disabilitas khususnya pada tuna rungu.Penelitian ini juga untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang DIGI-EDVOT dan implikasi nya terhadap para disabilitas sehingga tercapainya pemilihan umum yang inklusif. Era digital yang makin berkembang ke depan diharapkan menjadi kesempatan untuk menciptakan meaningful participation yang sesuai dengan konstitusi di Indonesia.
Copyrights © 2023