Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Vol. 18 (2023): Proc. Mul. Pharm. Conf.

Profil Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Nanas (Ananas comosus (L.) Merr): Phytochemical Profile and Antibacterial Activity Test of Pineapple Peel Extract (Ananas comosus (L.) Merr)

Aisyah Mursidah (Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian “Farmaka Tropis”, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia)
Supriatno Salam (Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian “Farmaka Tropis”, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia)
Risna Agustina (Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian “Farmaka Tropis”, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2023

Abstract

Pineapple (Ananas comosus (L.) Merr) is one of the plants that is widely consumed by the public. However, the use of pineapple fruit is mostly for the flesh of the fruit, while the skin of the fruit is thrown away and becomes waste. In fact, pineapple skin contains many chemical compounds that can be used because they have properties. The aim of this research was to determine the secondary metabolite compounds and antibacterial activity of pineapple peel. The results showed that pineapple peel extract was positive for containing flavonoids, alkaloids, tannins and phenolics, while the negative results contained saponins, steroids and triterpenoids. Pineapple peel extract has moderate to very strong antibacterial activity with the diameter of the inhibition zone at concentrations of 5%, 10%, 15% and 20% respectively being 11.69; 14.88; 17.51; 22.01 mm against Staphylococcus aureus bacteria and 9.79;13.09;16.48;18.46 mm against Propionibacterium acnes bacteria. Keywords: Pineapple peel, antibacterial, Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes Abstrak Buah Nanas (Ananas comosus (L.) Merr) adalah salah satu tanaman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Namun pemanfaatan buah nanas lebih banyak pada daging buahnya saja sedangkan kulit buahnya dibuang dan menjadi limbah. Padahal di dalam kulit buah nanas banyak terkandung senyawa kimia yang dapat dimanfaatkan karena memiliki khasiat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder dan aktivitas antibakteri dari kulit buah nanas. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak kulit buah nanas positif mengandung flavonoid, alkaloid, tanin dan fenolik, sedangkan hasil negatif mengandung saponin, steroid dan triterpenoid. Ekstrak kulit buah nanas memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori sedang hingga sangat kuat dengan diameter zona hambat pada konsentrasi 5%, 10%, 15% dan 20% secara berturut-turut adalah 11,69;14,88;17,51;22,01 mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan 9,79;13,09;16,48;18,46 mm terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Kata Kunci: Kulit nanas, antibakteri, Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

mpc

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

LINGKUP DAN TUJUAN Lingkup naskah mencakup bidang ilmu: Kimia Farmasi Biologi Farmasi Farmakologi Teknologi Farmasi dan Farmasetika Farmasi Klinik dan Komunitas Kedokteran dan Bidang ilmu lain yang terkait Tujuan penerbitan adalah memberikan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan ...