Pemahaman merupakan hal yang dapat dikontrol dari tingkah lakunya. Pengontrolan tersebut akan menyadari kelebihan, kekurangan, dan keterampilan dalam proses pembelajaran, sehingga dari hal tersebut akan terciptanya suatu pemahaman yang didapat oleh siswa. Metode penemuan terbimbing bertujuan untuk siswa lebih mandiri dalam menemukan konsep, dan dalam pemahamannya akanĀ tertanam lebih kuat karena siswa yang menemukan konsep, sehingga siswa dapat memahami konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah peningkatan kemampuan pemahaman yang lebih baik antara siswa yang mendapatkan metode penemuan terbimbing dengan siswa yang mendapatkan metode ekspositori. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemahaman matematika. Subjek penelitian siswa Kelas X SMAN di Kota Bandung. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian adalah : 1) peningkatan kemampuan pemahaman matematika siswa yang mendapat pembelajaran dengan metode penemuan terbimbing lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran dengan metode ekspositori; 2) kategori peningkatan kemampuan pemahaman matematika untuk siswa yang mendapatkan perlakuan dan siswa yang tidak mendapatkan perlakuan itu termasuk kategori tinggi
Copyrights © 2017