Penanaman nilai agama di masyarakat merupakan prasyarat penting untuk mencapai kebahagiaan baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Ajaran agama menjadi landasan untuk mencegah masyarakat menyimpang dari nilai-nilai tersebut, dengan cakupan kajian yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Pembelajaran mahfudzat, yang berisi nasihat-nasihat, menjadi penting untuk memahami ajaran Islam secara akurat dan komprehensif. Di Indonesia, bahasa Arab menjadi familiar karena sumber utama ajaran Islam ditulis dalam bahasa Arab. Kemahiran berbahasa Arab memerlukan waktu dan proses, oleh karena itu diperlukan pendekatan pembelajaran sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Wanawali meliputi pelatihan pembelajaran mahfudzat untuk membentuk akhlak positif dan mengembangkan keterampilan berbahasa mahfudzat. Melalui metode Participant Action Research (PAR), kegiatan ini bagian menjadi tahap persiapan dan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran mahfudzat efektif dalam membentuk akhlak dan karakter positif anak-anak, meskipun menghadapi beberapa kendala dalam pengucapan bahasa Arab. Mahfudzat memiliki potensi sebagai sumber pengetahuan dan kekuatan yang mendukung perkembangan akhlak individu, serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2024