Program Keluarga Berencana (KB) mempunyai tujuan untuk menjarangkan kehamilan dengan menggunakanmetode kontrasepsi. Dalam hal ini Konseling merupakan aspek yang sangat penting dalam pelayanan keluargaberencana dan kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan Karaketristik dan TingkatPengetahuan Akseptor KB di Desa Sidaharja Wilayah Kerja Puskesmas Jatibogor.. Jenis penelitian adalahdiskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Sidaharja WilayahKerja Puskesmas Jatibogor. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden dengan teknik purposesampling menggunakan wawancara. Hasil penelitian adalah Akseptor IUD terbanyak pada Umur 35 tahun 47Responden (94,0%), berpendidikan SD dan SMP 36 responden (72,0%), pekerjaan Ibu Rumah Tangga (IRT) 34responden (68,0%), paritas multipara 50 responden (100%), tingkat pengetahuan cukup 37 responden (74,0%),dan tingkat pengetahuan cukup sebanyak 37 responden (74.0%), yang berpengetahuan kurang sebanyak 9responden (18.0%), dan yang baik sebanyak 4 responden (8.0%). Disarankan bagi petugas pemberi pelayananKontrasepsi (Dokter Bidan) perlu meningkatkan pengetahuan tentang KB AKDR bagi calon akseptor KBbaru dan pasangannya, yang dapat dilakukan melalui pemberian informasi secara lengkap tentang KB AKDRpada saat konsultasi pertama sebelum memutuskan memilih salah satu alat kontrasepsi tertentu.Kata kunci : Pengetahuan, Ibu Multipara Akseptor KB
Copyrights © 2015