Dari hasil uji kompetensi keterampilan pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim mahasiswa semester IV Prodi D3 Kebidanan Unissula masih ada 10% mahasiswa yang belum kompeten. Berdasarkan hasil kajian teori terhadap masalah tersebut, diduga disebabkan oleh rendahnya kompetensi dosen, motivasi belajar dan IPK mahasiswa. Untuk itu dilakukan penelitian yang bersifat deskriptif analitik dengan metode potong lintang. Jumlah sampel 72 responden, pengolahan statistik menggunakan uji korelasi Pearson dan dilanjutkan dengan analisis jalur.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi dosen, motivasi belajar dan IPK terhadap keterampilan pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim mahasiswa Prodi D3 Kebidanan Unissula Semarang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dosen mempunyai pengaruh langsung terhadap keterampilan pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim sebesar 45.8%, motivasi belajar mempunyai pengaruh langsung terhadap keterampilan pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim sebesar 49.0% dan IPK mempunyai pengaruh langsung terhadap keterampilan pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim sebesar 20.7%. Sedangkan berdasarkan analisis jalur kompetensi berpengaruh secara parsial sebesar 38.8%, motivasi sebesar 27.3% dan IPK sebesar 13.8%. Secara simultan pengaruh kompetensi dosen, motivasi belajar mahasiswa dan IPK terhadap keterampilan pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim sebesar 79.9%.Kata kunci : Kompetensi dosen, Motivasi belajar, IPK, Keterampilan pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim
Copyrights © 2017