Produksi ASI sangat di pengaruhi oleh makanan ibu. Apabila ibu makan secara teratur dan cukup mengandung gizi yang di perlukan maka akan mempengaruhi produksi ASI. Karena kelenjar pembuat ASI tidak dapat bekerja dengan sempurna tanpa makanan yang cukup. Untuk membentuk produksi ASI yang baik, makan ibu harus memenuhi jumlah kalori, protein, lemak, vitamin dan mineral yang cukup. Ibu dianjurkan minum lebih banyak 8 – 12 gelas / hari.Jenis dan Desain penelitian yang digunakan dengan jenis survei analitik dengan rancangan observasional pendekatan cross sectional. Populasi ibu nifas di desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal pada bulan April sampai Juni 2013, yaitu 30 ibu nifas yang masih hanya memberika ASI saja pada bayinya. Teknik sampling menggunakan teknik sampel jenuh yaitu penentuan sampel bilamana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel.Hasil penelitian dengan menggunakan chi square dengan dk: 1 dan nilai kamaknaan 0,05( tingkat kepercayaan 95%) diperoleh X² hitung=14,700, yang berarti lebih besar dari X² tabel (X² tabel = 3,841). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada Hubungan antara Pola Nutrisi pada Ibu nifas dengan Kecukupan ASI pada Bayi di Desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Tahun 2013 dengan responden pola nutrisi baik dan sebagian besar kecukupan ASI pada bayinya tercukupi. Disarankan agar responden dapat meneruskan pemberian ASI saja tanpa di beri makanan pendamping apapun kecuali vitamin dan obat sampai bayi berumur 6 Bulan. Kata kunci : Pola nutrisi, Ibu nifas, kecukupan ASI pada Bayi.
Copyrights © 2016