Setiap akseptor memiliki pertimbangan yang berbeda dalam menilai dan memilih jenis kontrasepsi mana yang akan digunakan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan kontrasepsi pada akseptor di desa Tuwel pada tahun 2014. Sampel yang diambil sebanyak 114 responden dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan untuk mendapatkan model faktor pemilihan kontrasepsi adalah analisis regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan dari variabel umur, jumlah anak, siklus haid maka faktor yang masuk ke dalam model adalah jumlah anak (ρ= 0.022, OR= 12.000, 95%CI= 1.422;101.251) dan efek samping (ρ= 0.997, OR= 0.000, 95%CI = 0.000) . Dari model terpilih setelah dilakukan uji interaksi menunjukkan kedua variabel tidak memiliki cukup bukti untuk menunjukkan adanya interaksi antara jumlah anak dan efek samping terhadap pemilihan kontrasepsi, Sedangkan dari hasil uji confounding factor menunjukkan efek samping merupakan factor pengganggu yang mempengaruhi hubungan antara jumlah anak dan pemilihan kontrasepsi pada akseptor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akseptor dengan anak ≤ 2 dan pernah mengalami efek samping dalam menggunakan kontrasepsi maka akan cenderung memilih kontrasepsi non hormonal dibandingkan memilih kontrasepsi hormonal Kata Kunci: Model, Kontrasepsi, PUS
Copyrights © 2016