DIALEKTIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA DAN BUDAYA
Vol. 9 No. 1 (2022): JUNI

Conceptual Blending dalam Kalimat Jenaka Bahasa Jawa

Zindi Nadya Wulandari (Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2022

Abstract

Abstrak Bahasa Jawa merupakan bahasa sehari-hari yang digunakan masyarakat suku Jawa untuk berkomunikasi, sehingga wajar jika banyak ditemukan fenomena-fenomena kebahasaan yang terjadi pada penggunaan bahasa Jawa pada masyarakat penutur bahasa Jawa. Salah satu fenomena yang kerap ditemukan dalam penggunaan atau penuturan bahasa Jawa adalah fenomena kalimat jenaka yang digunakan untuk komedi atau lawakan. Kalimat jenaka merupakan humor yang dapat digunakan sebagai sarana untuk mempermudah masuknya informasi atau suatu pesan yang ingin disampaikan. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengungkapkan makna dari kalimat jenaka digunakan oleh masyarakat suku Jawa dalam bertutur sehari-hari. Data dalam penelitian berupa data tertulis yang dikutip dari laman internet. Peneliti menggunakan teknik catat yang digunakan untuk mencatat kalimat jenaka bahasa Jawa yang akan dianalisa. Kemudian data tersebut dianalisa menggunakan teori konseptual blending oleh Fauconnier. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa kalimat jenaka dalam bahasa Jawa tidak jarang mengandung kosa kata yang bermakna ganda dan makna yang terkandung dalam kalimat jenaka tersebut cenderung bersifat implisit atau tersirat. Selain itu, kalimat jenaka dalam bahasa Jawa juga bisa digunakan sebagai sarana untuk mengungkapkan isi hati, sebagai sarana untuk bercanda, bahkan sebagai kalimat sindiran. Kata kunci: kalimat jenaka, bahasa Jawa, blending konseptual Abstract This study is a qualitative research that aims to reveal the meaning of witty sentences used by Javanese people in daily speech. The data in the study are written data quoted from the internet pages. The researcher uses a note-taking technique that is used to record the Javanese humorous sentences that will be analyzed. Then the data was analyzed using the conceptual blending theory by Fauconnier. The results of the data analysis show that witty sentences in Javanese often contain vocabularies that have multiple meanings and the meanings contained in these witty sentences tend to be implicit or implied as a satire. Keywords: witty sentences, Javanese, conceptual blending

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

dia

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

FOCUS AND SCOPE Journal of Dialektika is a professional, double-blind peer-reviewed international journal devoted to promoting scholarly knowledge and exchanging academic research and professional findings on all aspects of English such as English literature, second or foreign language (ESL/EFL) ...