Pendapatan masyarakat/petani peternak daerah pinggiran sungai masih rendah, dikarenakan pengelolaan pertanian yang tradisional dengan pemanfaatan lahan dan waktu serta tenaga kerja yang tidak optimal. Sebetulnya dapat diatasi dengan berbagai cara, salah satunya dengan meningkatkan pemeliharaan ternak kambing. Karena pemeliharaan ternak kambing dapat memberikan keuntungan ganda antara lain, pemanfaatan lahan kosong, pemanfaatan kotoran sebagai pupuk dan pada akhirnya akan memberikan kontribusi langsung maupun tidak langsung terhadap pendapatan masyarakat. Tujuan dan manfaat dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pemeliharaan tanaman pertanian dan ternak kambing, sehingga dapat meningkatkan pendapatan peternak. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif, sehingga kelompak sasaran lebih aktif dalam kegiatan ini, meliputi penyuluhan dan bimbingan teknik di lapangan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa motivasi peternak cukup baik, tercermin dari kehadiran peternak untuk mengikuti penyuluhan, berdiskusi serta realisasi pelaksanaan program tumpang sari dan lainnya cukup baik. Namun kemampuan teknis beternak kambing meliputi pemilihan bibit pemberian pakan pencegahan penyakit, dan pemasaran hasil masih rendah. Hasil yang dicapai dalam hal pertambahan bobot badan ternak belum begitu tinggi. Kesimpulannya peningkatan pendapatan keluarga yang optimal juga belum begitu terwujud sebagai akibat dari pemeliharaan ternak kambing.
Copyrights © 2024