Dalam perusahaan, rantai pasokan memegang peranan penting dalam aliran produk. Mulai dari bahan baku hingga produk sampai ke tangan konsumen. Sehingga perusahaan memerlukan pengukuran kinerja rantai pasok untuk mengetahui sejauh mana tingkatan rantai pasok dalam perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada sebuah perusahaan yang bergerak dibidang autowire untuk kendaraan bermotor. Perusahaan ini juga telah menerapkan konsep manajemen rantai pasokan mulai dari pengadaan bahan baku hingga pengiriman kepada konsumen. Dalam jalannya rantai pasok tersebut, terdapat permasalahan pada jumlah produksi dan keterlambatan bahan baku. Pada penelitian ini akan dilakukan pengukuran kinerja rantai pasok dengan pendekatan metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) 12.0 sehingga dapat mengukur kinerja rantai pasok yang sudah berjalan dan mengetahui kinerja yang masih membutuhkan peningkatan. Dari hasil penlitian didapatkan pengukuran kinerja dari 23 indikator performa (KPI) dalam 3 kategori dengan nilai reliability 19,6%, responsiveness 37,6%, dan asset management 8% dengan total keseluruhan 65%. Total performansi yang didapat ini termasuk dalam kategori average. Sehingga dari penilaian performa tersebut akan diberikan saran kepada perusahaan agar dapat meningkatkan kinerja rantai pasoknya. Kata kunci: Rantai pasokan, SCOR, Autowire, KPI
Copyrights © 2022