UMKM tempe di Pasuruan sampai saat ini masih banyak yang berproduksi mulai dari skala kecil hingga skala besar. Besarnya permintaan tempe di pasar menjadi acuan layak atau tidaknya usaha tempe dijalankan. Pelaku UMKM di Pasuruan sebagian besar merupakan pelaku usaha dengan skala mikro atau kecil yang cenderung membatasi diri agar tidak mengalami kerugian. Penelitian ini bertujuan menentukan strategi pemasaran usaha tempe di UMKM Nurul Huda. Metode analisis yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisis data SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, dan Threats). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran di UMKM Tempe Nurul Huda adalah strategi SO (Strenght - Opportunities) sesuai dengan hasil interpolasi garis diagonal dan perhitungan luas kuadran yang menunjukkan posisi kuat yaitu pada kuadran I, dengan mempertahankan produk menggunakan bahan baku murni untuk menjangkau pemasaran yang lebih luas sekaligus meningkatkan kemampuan kerja sama dengan toko klontong untuk efisiensi waktu pemasaran. Maka strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh UMKM Nurul Huda adalah dengan mempertahankan kualitas produknya.
Copyrights © 2023