Salah satu komoditas yang paling berpotensi di Desa Karanganyar Kecamatan Sumenep yaitu garam. Petani garam di desa tersebut berada pada posisi atau titik paling lemah dalam proses penetapan harga disetiap pedagang. Berdasarkan Standart Nasional Indonesia (SNI) petani garam tidak mengatahui perincian mengenai teknis hingga grade mutu garam secara pasti dan juga tidak mengetahui bagaimana cara menetapkan harga garam. Pada umumnya tengkulak yang menetapkan harga garam di tingkat petani. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui saluran pemasaran garam yang paling efisien bagi para petani garam dan menganalisis margin pemasaran komoditas garam. Analisis margin pemasaran merupakan metode penelitian yang digunakan dengan sampel penelitian sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan dimana saluran pemasaran kedua merupakan saluran pemasaran yang paling efisien dalam pemasaran garam dengan total keuntungan share harga sebesar 96,28%.
Copyrights © 2023