Saat ini gaya hidup masyarakat khususnya generasi X mengalami perubahan seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi di era digital. Hal ini terlihat pada sistem pembayaran dari era tradisional hingga era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penentu utama adopsi mobile banking generasi X di Indonesia dengan teori Technology Acceptance Model 2 (TAM 2), yang diperluas dengan menambahkan konstruk norma subjektif dan kepercayaan. Penelitian ini mengadaptasi pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei untuk proses pengumpulan datanya. Sampel penelitiannya adalah generasi X di Indonesia yang menggunakan mobile banking. Lembar kuesioner yang digunakan berupa link dan barcode disebar secara acak melalui media sosial. Sampel penelitian yang dikumpulkan sebanyak 224 responden. Metode analisis data menggunakan PLS-SEM untuk mengetahui hipotesis penelitian. Hasil penelitian adalah persepsi kemudahan penggunaan dan kepercayaan berpengaruh positif signifikan terhadap niat berperilaku. Sedangkan persepsi manfaat dan norma subjektif tidak berpengaruh positif signifikan terhadap niat berperilaku. Di sisi lain, persepsi kemudahan penggunaan juga berpengaruh positif signifikan terhadap persepsi kegunaan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa niat berperilaku memiliki dampak positif yang signifikan terhadap penggunaan aktual. Temuan penelitian ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan aplikasi mobile banking untuk generasi X di Indonesia.
Copyrights © 2023