Kebutuhan energi di Indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya terus meningkat karena pertambahan penduduk, pertumbuhan ekonomi dan pola konsumsi energi itu sendiri yang senantiasa meningkat. Sedangkan energi fosil yang selama ini merupakan sumber energi utama ketersediaannya sangat terbatas dan terus mengalami deplesi (depletion: kehabisan, menipis). Proses alam memerlukan waktu yang sangat lama untuk dapat kembali menyediakan energi fosil ini. Maka dari itu, perlu suatu energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kurangnya ketersediaan energi listrik terutama untuk daerah-daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar atau wilayah perbatasan) di Indonesia. Dari beberapa alternatif energi terbarukan yang ada, yang cukup berpotensi untuk diangkat dan dikembangkan terutama untuk daerah-daerah 3T adalah Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Analisis kelayakan Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Minggir Pada Saluran Irigasi Minggir Di Padukuhan Klagaran, Desa Sendangrejo, Kecamatan Minggir Kabupaten Sleman ini bertujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya secara teknis PLTMH dibangun. Metode dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis struktur bangunan air untuk PLTMH. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengambil langsung dari dinas terkait dan pengukuran langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan debit minimum saluran irigasi Minggir sebesar 1,65 liter/detik, akan mampu menghasilkan potensi daya listrik untuk PLTMH Minggir sebesar 23,54 kilowatt. Hal ini menjelaskan bahwa pembangunan PLTMH ini memenuhi kriteria kelayakan secara teknis dengan besar daya yang dihasilkannya.
Copyrights © 2018