Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil bawang merah varietas lembah Palu terhadap berbagai frekuensi penyemprotan pupuk organik cair urin sapi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2019 sampai Mei 2019 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 taraf perlakuan frekuensi penyemprotan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu I0 = kontrol, I1 = 3 kali (20, 30, dan 40 HST), I2 = 4 kali (15, 25, 35, 45 HST), dan I3 = 5 kali (14, 21, 28, 35, 42 HST). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot kering total tanaman, jumlah umbi per rumpun, diameter umbi, panjang umbi, dan berat segar umbi per rumpun. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (Anova) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi penyemprotan pupuk organik cair urin sapi 4 kali sampai 5 kali menghasilkan tinggi tanaman terbaik 30,50 cm, jumlah daun 28,33 helai, luas daun 129,74 cm2, bobot kering total tanaman 13,14 g, jumlah umbi per rumpun 7,67 buah, diameter umbi 1,79 cm, panjang umbi 2,47 cm, dan berat segar umbi per rumpun 32,84 g.
Copyrights © 2021