Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan layanan konseling dapat meningkatkan kedisiplinan masuk sekolah siswa kelas XI IPS 1 semester 2 SMA 1 Kudus. Prosedur tindakan bimbingan konseling dilaksanakan secara bersiklus, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian tindakan kelas (action research) ini dilaksanakan dengan penilaian segera (laiseg), laporan evaluasi analisis tindak lanjut dan observasi proses konseling. Faktanya pada guru piket, Siklus I hasil konseling pertama dilaksanakan hari selasa tanggal 4 mei 2010, pada masa pengamatan peserta didik disiplin masuk sekolah. Konseling kedua dilaksanakan hari rabu tanggal 12 mei 2010, pada masa pengamatan peserta didik disiplin masuk sekolah. Siklus IIÂ layanan konseling kelompok (KKp) dilaksanakan hari kamis tanggal 27 Mei 2010, setelah konselor merubah hasil refleksi kekurangan menghasilkan proses layanan konseling yang lebih baik. Dengan demikian layanan konseling kelompok (KKp) dapat meningkatkan tingkat kedisiplinan siswa masuk sekolah.
Copyrights © 2013