Jurnal Serambi Biologi
Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Serambi Biologi

Isolasi Cendawan Endofit Pelarut Fosfat dari Akar Tumbuhan Pakis Simpei (Cibotium barometz(L) J.Sm)

Celsi Ananda (Unknown)
Dezi Handayani (Universitas Negeri Padang)
Azwir Anhar (Universitas Negeri Padang)
Violita (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
03 Oct 2023

Abstract

Cendawan pelarut fosfat merupakan cendawan yang mampu mengubah fosfat yang tidak larut menjadi fosfat bebas, Sehingga dapat diserap oleh tanaman dengan mudah. Cendawan pelarut fosfat diisolasi dari tanah atau rizosfer, atau cendawan endofit. Cendawan endofit dapat ditemukan pada akar, batang atau daun tumbuhan. Akar tanaman merupakan habitat yang baik bagi cendawan pelarut fosfat, antara lain akar tumbuhan pakis simpei (Cibotium barometz (L) J.Sm). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi cendawan endofit dari akar tumbuhan pakis simpei, dan untuk mengetahui kemampuan melarutkan fosfatnya. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Biologi Umum FMIPA UNP pada bulan Januari hingga Maret 2023. Sampel akar tumbuhan pakis simpei berasal dari Lembah Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Potato Dextrose Agar (PDA) digunakan sebagai media isolasi dan Pikovskaya sebagai uji pelarut fosfat. Sterilisasi permukaan menggunakan NaOCl 0,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6 isolat murni cendawan berhasil diisolasi. Terdapat dua isolat yang memiliki aktivitas pelarut fosfat yaitu AK5 dan AK6. Indeks kelarutan terbesar diperoleh pada hari ketiga untuk isolat AK5 dan AK6. Indeks kelarutan adalah 0,2 dan tergolong kategori lemah.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

srmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology

Description

Artikel ilmiah yang dipublikasi adalah artikel dalam bidang biologi (biodiversitas, biosistematika, ekologi, fisiologi, genetika dan bioteknologi, biokimia) yang meliputi semua bentuk mahluk hidup mulai dari mikroba, fungi, tumbuhan, hewan, manusia dan ...