Penelitian ini bertujuan untuk menguji aspek pada fraud diamond theory terhadap efektivitas belanja pemerintah dengan integritas sebagai variabel moderasi. Penelitian yang dilakukan di lingkungan Kantor Kemneterian Agama Kabupaten Takalar ini memilih pejabat pengelola keuangan dan/atau pejabat yang bertanggung jawab atas belanja negara sebagai sampel. Total sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 70 responden. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aspek-aspek pada fraud diamond theory berpengaruh negatif terhadap efektivitas belanja pemerintah dan integritas mampu memperlemah pengaruh negatif aspek-aspek fraud diamond theory tersebut terhadap efektivitas belanja pemerintah. Hal ini menunjukkan pentingnya penguatan integritas aparatur terutama yang terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan negara dalam bentuk peningkatan kesadaran bagi pejabat pengelola keuangan mengenai pentingnya efektifitas dalam pengelolaan belanja pemerintah.
Copyrights © 2024