Minyak jelanta adalah minyak limbah yang dihasilkan dari berbagai jenis minyak goreng. Minyak jelanta harus mendapatkan penangan yang tepat agar minyak bekas tidak mencemari lingkungan. Konversi minyak jelanta menjadi gliserol merupakan salah satu upaya penangan limbah tersebut. Analisa hasil konversi minyak jelanta dilakukan dengan membandingkan 2 sampel berdasarkan waktu pemanasan dan volume KOH. Minyak jelanta diproses melalui reaksi transesterifikasi dengan Metanol dan KOH, pemanasan pada temperatur 60 ᴼC selama 60 menit dan 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan pada sampel 1 yield gliserol yang diperoleh sebesar 28,88%, densitas 0,9668 g/ml, viskositas 0,0409 Cp dan berwarna kuning pucat. Sedangkan pada sampel 2 diperoleh yield gliserol 37,03%, densitas 0,9648 g/ml, viskotas 0,0430 Cp dan sampel berwarna oranye.
Copyrights © 2024