Digital signature merupakan nilai yang bergantung dari sebuah kriptografi pada pesan dan pengirim pesan dengan menggunakan algoritma sha-1. Sha-1 merupakan algoritma yang digunakan untuk memverifikasi keaslian data. Masalah yang sering terjadi dalam pengiriman menggunakan media digital dokumen penting yang seharusnya tetap terjaga keasliannya malah biasanya dokumen yang sampai ke penerima adalah dokumen yang telah termodifikasi maka dari itu tentunya digital signature ini dibuat untuk keamanan dokumen supaya penerima dokumen yang telah dibubuhi digital signature yakin bahwa dokumen yang diterima masih asli tanpa termodifikasi. langkah pembuatan digital signature yaitu dengan pembuatan kunci dari dokumen dan memverifikasi keabsahan tanda tangan. Dengan pengumpulan data dari observasi dan wawancara serta studi literatur serta perancangan sistem dengan menggunakan Unified Modeling Language (UML) lalu berdasarkan dari pengujian White Box Testing. Pengguna yang ingin mengirimkan dokumen maka sistem akan melakukan enkripsi dari teks dokumen tersebut.
Copyrights © 2024