Tujuan penulisan ini adalah untuk melihat sejauhmana optimasi model pembelajaran cooperative learning dalam menghadapi kesulitan belajar peserta didik sekolah dasar. Serta memahami bagaimana mengoptimalkan pembelajaran kooperatif sehingga semua peserta didik, termasuk mereka yang mengalami kesulitan belajar, dapat memperoleh manfaatnya. Metode pembelajaran cooperative learning memberikan dampak yang signifikan dalam pembelajaran yang dapat menjadi solusi konkrit dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik terutama di sekolah dasar. Sama halnya dengan metode pembelajaran lain, pembelajaran kooperatif juga menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah kesulitan belajar yang dapat muncul pada sebagian peserta didik yang berdampak terhadap prestasi akademik. Artikel ini merupakan penelitian kualitatif yaitu suatu pendekatan penelitian yang bersifat deskriptif dan berfokus pada pemahaman mendalam terhadap konteks, makna, dan kompleksitas fenomena yang sedang diteliti. Pendekatan ini lebih menekankan pada interpretasi dan pemahaman subjek, daripada mengukur atau menghitung variabel-variabel tertentu. Literatur yang digunakan terdiri sumber-sumber yang sudah ada, baik berupa artikel, jurnal, buku, dan lain sebagainya. Sumber data sekunder dari penelitian ini adalah semua data yang berkaitan dengan judul penelitian serta penjelasan wawancara. Dalam menghadapi kesulitan belajar kooperatif di sekolah dasar memerlukan kesabaran dan perencanaan yang baik. Guru perlu memahami bahwa setiap peserta didik adalah individu yang unik dan dapat menghadapi tantangan yang berbeda. Dengan menggabungkan solusi-solusi, guru dapat menciptakan lingkungan pembelajaran kooperatif yang mendukung perkembangan semua peserta didik di sekolah dasar.
Copyrights © 2023