Hospitalisasi pada anak prasekolah menimbulkan respon emosi negative dimana anak menjadi rewel, menangis, menolak dan menyerang serta tidak mau bekerja sama saat tindakan keperawatan. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan perilaku kooperatif anak prasekolah selama hospitalisasi dapat dengan pemberian tindakan berupa puzzle sebagai terapi. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain puzzle terhadap perilaku kooperatif anak usia prasekolah dengan rentang usia 3 sampai 6 tahun. yang menjalani hospitalisasi di RSD Idaman Banjarbaru. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest posttest.
Copyrights © 2021