Perubahan yang muncul pada saat memasuki tahap lansia memberi dampak terhadap fisik dan psikologi seseorang.Salah satu dampak yangterjadi yaitu gangguan tidur yang memberi efek pada penurunan kualitas tidur.Kualitas tidur yang menurun disebakan kondisi fisik dan kebiasaan lansia tersebut. Sleep hygiene menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas tidur lansia. Sleep hygiene dapat dilihat dari perilaku, lingkungan, diet, dan hal-hal yang dapat menginduksi tidur. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran sleep hygiene lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Provinsi Kalimantan Selatan (Banjarbaru).Metode penelitian menggunakan analisa deskriptif secara cross sectional dengan teknik purposive sampling pada 88 orang lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Provinsi Kalimantan Selatan (Banjarbaru). Pengambilan data dimulai pada bulan Juli sampai Agustus 2018 dengan teknik wawancara. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 43 orang (48,9%) memiliki gambaran sleep hygiene baik, sebanyak 40 orang (45,4%) memiliki gambaran sleep hygiene sedang, dan sebanyak 5 orang (5,7%) memiliki gambaran sleep hygiene buruk.
Copyrights © 2020