Journal of Fundamentals and Applications of Chemical Engineering
Vol 2, No 1 (2021)

Pra Desain Pabrik Sorbitol dari Pati Sagu dengan Proses Hidrogenasi Katalitik

Galang Dhaifullah Abdul Aziz (Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS))
Umma Aulia Marwa (Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS))
Arief Widjaja (Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS))



Article Info

Publish Date
01 Aug 2021

Abstract

Industri sorbitol merupakan salah satu industri yang memiliki prospek masa depan yang baik. Hal ini disebabkan sorbitol banyak dimanfaatkan di berbagai industri, seperti industri pangan, farmasi, kosmetik, kimia serta bidang industri lainnya. Permintaan sorbitol meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya memperhatikan nutrisi pada makanan dan minuman serta bahaya diabetes. Kebutuhan sorbitol nasional akan meningkat dengan sejalannya pertumbuhan penduduk serta meningkatnya perkembangan dan pembangunan ekonomi Indonesia. Sorbitol merupakan poliol dengan tingkat kemanisan 0,6 kali relatif lebih rendah dari sukrosa dan memiliki nilai kalori yang rendah, yaitu sebesar 2,6 kalori/gram sehingga merupakan jenis gula yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, obesitas, dan kariogenesis pada gigi. Pembuatan sorbitol dari bahan baku pati melalui dua tahap proses utama yaitu proses perubahan starch dari bahan baku pati menjadi glukosa melalui hidrolisa enzim, dimana enzim yang digunakan yaitu α-amilase dan glukoamilase. Tahap kedua yaitu proses pengubahan glukosa menjadi sorbitol menggunakan proses hidrogenasi katalitik. Pabrik sorbitol ini  direncakan akan didirikan di Kawasan Industri Pelintung, Pelintung, Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, Indonesia. Investasi pembangunan pabrik ini terbagi dari modal sendiri dengan laju inflasi 1,55% per tahun sebesar Rp125.781.902.612,00 dan modal pinjaman dengan suku bunga 8,00% per tahun sebesar Rp322.121.197.711,00. Total biaya produksi sorbitol sebesar Rp397.372.970.430,00 per tahun. Hasil penjualan sorbitol 70% sebesar Rp328.824.427916,00. Internal rate of return dari pabrik ini adalah 14,74% dengan payout time 5,22 tahun dan break event point sebesar 16,10%. Pabrik ini direncakan beroperasi secara kontinu 24 jam selama 330 hari pertahun operasi dengan rencana kapasitas produksi sebesar 83 ton/hari dengan jumlah foreman proses dan produksi sebanyak 42 orang/hari. Ditinjau dari aspek teknis dan ekonomi pabrik sorbitol ini layak untuk didirikan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

ekstrak

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry Energy Engineering

Description

Journal of Fundamentals and Applications of Chemical Engineering (JFAChE) (eISSN: 2964-710X) is managed by Department of Chemical Engineering, Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya. JFAChE is an international research journal ...