Journal of Fundamentals and Applications of Chemical Engineering
Vol 1, No 1 (2020)

Pra Desain Pabrik Fatty Acid dari Palm Fatty Acid Distillate (PFAD)

Raja Tamiang Asma’i (Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS))
Farhan Hadi Putra (Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS))
Orchidea Rachmaniah (Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS))



Article Info

Publish Date
01 Aug 2020

Abstract

Indonesia memegang peranan penting sebagai produsen terbesar minyak sawit dunia untuk memenuhi konsumsi dunia. Kelapa sawit menghasilkan dua macam minyak, yaitu minyak yang berasal dari daging buah (Crude Palm Oil) dan minyak yang berasal dari inti/biji buah sawit (Palm Kernel Oil) juga menghasilkan palm fatty acid distillate (PFAD) produk samping dari pengolahan minyak kelapa sawit. Sebagai negara penghasil minyak nabati terbesar di dunia, Salah satu pemanfaatan Fatty Acid adalah bahan baku pembuatan kulit, karet, dan beberapa produk lain. Lokasi pendirian pabrik fatty acid direncanakan di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Penentuan lokasi pendirian pabrik ini didasari dengan keberadaan bahan baku berupa PFAD. Kapasitas produksi Fatty Acid direncanakan sebesar 130.000 ton/tahun. Perencanaan ini berdasarkan jumlah produksi, konsumsi, ekspor, dan impor LPG yang diproyeksikan pada tahun 2024. Untuk memproduksi Fatty Acid tersebut diperlukan bahan baku PFAD sebesar 155.520 ton/tahun. Proses produksi Fatty Acid dari Palm Fatty Acid Distillate menggunakan proses fraksinasi. Dari analisa yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut Dari perhitungan analisa ekonomi, diperoleh Internal Rate Return (IRR) sebesar 83%. Dengan IRR tersebut mengindikasikan bahwa pabrik layak untuk didirikan dengan suku bunga 9,75% dan waku pengembalian modal (pay out period) selama 1,42 tahun. Perhitungan analisa ekonomi didasarkan pada discounted cash flow. Modal untuk pendirian pabrik menggunakan rasio 30% modal sendiri dan 70% modal pinjmaan. Modal total yang dibutuhkan Rp. 310.121.992.042. Sedangkan Break Event Point (BEP) yang diperoleh sebesar 27,88%.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

ekstrak

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry Energy Engineering

Description

Journal of Fundamentals and Applications of Chemical Engineering (JFAChE) (eISSN: 2964-710X) is managed by Department of Chemical Engineering, Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya. JFAChE is an international research journal ...