Pendidikan seks di Indonesia tidak dapat maksimal karena mengalami hambatan seperti masalah komunikasi antara orangtua dan anak. Topik seks masih dianggap tabu, budaya komunikasi di Indonesia adalah diam dan sangat implisit, sehingga terjadi kesulitan berkomunikasi. Peran Ibu dalam keluarga dipandang sangat penting untuk memberikan edukasi terhadap anak remajanya terkait pendidikan seks. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran ibu dalam pendidikan seks pada anak usia 12-15 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Ibu yang mempunyai anak usia 12-15 tahun di Gampong Panteriek Lueng Bata Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner dengan wawancara terpimpin menggunakan metode analisis univariat.Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Ibu berada pada kategori kurang baik (52.0%). Berdasarkan hasil penelitian ini, Ibu belum mempunyai peran formal dan informal yang baik dalam pendidikan seks pada anak usia 12-15 tahun di Gampong Panteriek Lueng Bata Banda Aceh. Perawat komunitas diharapkan dapat memberikan informasi kepada ibu akan pentingnya peran ibu dalam pendidikan seks pada anak usia 12-15 tahun.
Copyrights © 2019