Manajemen jalan napas merupakan tindakan paling penting dalam penanganan pasien gawat darurat. Manajemen jalan napas bertujuan untuk menjaga kepatenan jalan napas. Kematian sering diakibatkan oleh keterlambatan penanganan ataupun ketidakmampuan petugas kesehatan dalam mengenali dan menangani gangguan yang terjadi pada jalan napas pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan perawat tentang manajemen jalan napas di Rumah Sakit Umum Daerah Tgk Chik Ditiro. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif exploratif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel 210 perawat. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang sudah lulus uji validitas dan reabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas tingkat pengetahuan perawat tentang manajemen jalan napas berada pada katagori cukup yaitu sebanyak 107 (51%) perawat, kategori kurang sebanyak 84 (40%) perawat, dan kategori baik hanya 19 (9%) perawat. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan perawat tentang manajemen sangat penting karena masalah jalan napas merupakan salah satu kegawatdaruratan yang harus segera ditangani. Disarankan untuk pihak rumah sakit melakukan supervisi dan tindak lanjut untuk perawat yang telah mendapatkan pelatihan BHD atau yang lainnya untuk memenuhi komponen kompetensi perawat.
Copyrights © 2023