UNIVERSUM : Jurnal KeIslaman dan Kebudayaan
Vol. 10 No. 02 (2016): Juli 2016

PERMINTAAN PERSAKSIAN DAN PEMBEBASAN HUTANG MAYIT DALAM TRADISI UPACARA PEMBERANGKATAN JENAZAH (STUDI LIVING HADITH)

Khamim (STAIN Kediri)



Article Info

Publish Date
29 Nov 2022

Abstract

Salah satu fenomena living hadith pada masyarakat Nahḍiyyīn Jombang adalah tradisi permintaan persaksian dan penanggungan hutang mayit setelah dilakukan shalat jenazah. Tulisan ini menguraikan tradisi masyarakat Jombang tersebut dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, serta pendekatan normatif-tekstual untuk menguji kesahihan tradisi tersebut jika diukur dengan teks hadith. Kesimpulannya, tradisi permintaan persaksian terhadap jenazah setelah dilakukan shalat jenazah, sesungguhnya masih sesuai dengan ajaran Nabi, karena tradisi itu dilakukan untuk mendoakan mayit, dan tujuan shalat jenazah adalah memintakan pertolongan. Demikian juga, tradisi permintaan pembebasan hutang mayit setelah dilakukan shalat jenazah masih sejalan dengan hadith Salmat ibn al-Akwa’, tentang penolakan Nabi melakukan shalat terhadap jenazah sebelum terdapat orang yang menanggung hutangnya, karena setelah terjadi fatḥ makkah justeru Nabi sendiri sebagai orang pertama yang menanggung hutang orang mukmin yang meninggal dunia. Tradisi di atas dipandang masih sejalan dengan kandungan makna hadith, sehingga living hadith ini dipandang benar dan sesuai dengan syari’at Islam.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

universum

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

UNIVERSUM; Jurnal Keislaman dan Kebudayaan adalah Jurnal yang diterbitkan oleh LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri. Jurnal ini bertujuan mengembangkan kajian mengenai hadis dan menjadi wadah artikulasi bagi dosen, peneliti dan pemerhati kajian hadis untuk mendeseminasikan hasil ...