DIMASLIA
Vol. 2 No. 1 (2024): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA

PROMOSI PREVENTIF SADARI ( PERIKSA PAYUDARA SENDIRI) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA

Adhisty, Yulia (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Jan 2024

Abstract

INTISARI Latar Belakang: Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus kematian tertinggi di Indonesia. Tingginya prevalensi kanker payudara di Indonesia tentunya perlu pencegahan dengan melakukan upaya deteksi dini dengan SADARI. Kanker payudara bila terdeteksi sejak awal, penyembuhan yang dilakukan akan lebih mudah dan kemungkinan untuk sembuh juga lebih besar. SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dianjurkan pada wanita, terutama pada wanita dengan usia mulai dari 20 tahun. Karena wanita dengan usia subur 20-45 tahun sangat berisiko terkena penyakit kanker payudara, sehingga wanita harus selalu sadar akan kesehatan payudaranya yaitu dengan cara rutin memeriksa payudaranya sebagai upaya awal pencegahan penyakit kanker payudara. Tujuan : memberikan penyuluhan tentang SADARI sebagai Upaya pencegahan kanker payudara Metode : kegiatan dilakukan dengan metode ceramah menggunakan media power point dan demontrasi tentang SADARI Hasil : Kegiatan pengabdian masyarakat ini kami memaparkan suatu bentuk deteksi melalui penyuluhan promotive preventif SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dengan metode roleplay terhadap deteksi dini kanker payudara pada wanita usai subur di dusun kaliberot Sedayu. Pembelajaran ini ditujukan kepada ibu Posyandu, karena ibu Posyandu tergolong kepada wanita usia subur yang berpotensi mengalami kanker payudara lebih tinggi. Kata kunci : kanker payudara, SADARI ABSTRACK Background: Breast cancer is the type of cancer with the highest number of deaths in Indonesia. The high prevalence of breast cancer in Indonesia certainly needs to be prevented by making early detection efforts with SADARI. When breast cancer is detected early, healing will be easier and the chances of a cure are also greater. SADARI (Breast Self Examination) is recommended in women, especially in women with ages ranging from 20 years. Because women with a childbearing age of 20-45 years are very at risk of developing breast cancer, so women should always be aware of their breast health, namely by regularly checking their breasts as an initial effort to prevent breast cancer. Objective: to provide training on SADARI as an effort to prevent breast cancer Methods: the activities are carried out with the method of lectures using the media power point and demosntration about SADARI Results: This community service activity we present a form of detection through preventive promotive extension SADARI (Check Your Own Breast) with roleplay method to early detection of breast cancer in women after childbearing in Sedayu Caliber village. This lesson is addressed to Posyandu's mother, because Posyandu's mother is classified as a woman of childbearing age who has a higher potential for breast cancer Keyword : breast cancer, SADARI

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

dimaslia

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Veterinary

Description

DIMASLIA adalah kepanjangan dari Pengabdian Maysarakat Mulia Madani Yogyakarta. Dalam jurnal tersebut berisi tentang Jurnal – jurnal kegiatan Pengabdian Masyarakat. DIMASLIA mulai aktif sejak tahun 2023. Terbit secara cetak dan sudah memiliki ISSN cetak dan ISSN ...