Latar Belakang: Sebagian besar penderita low back pain ischialgia lansia mengalami penurunan kekuatan otot dan rasa nyeri yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Core exercise lansia dan massage dapat dilakukan untuk memingkatkan kekuatan otot dan menurunkan nyeri. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian core exercise lansia dan massage terhadap kekutan otot dan penurunan nyeri pada low back pain ischialgia lansia di UPT Puskesmas Sibela. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pre-post test non-equivalent control group design dengan jumlah sampel 42 subjek dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol masing-masing 21 subjek. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner, wawancara dan pengukuran MMT dan VAS. Intervensi core exercise lansia dan massage dilakukan 2x seminggu selama 1 bulan. Analisa data menggunakan uji pengaruh Wilcoxon dan uji beda pengaruh dengan Mann Whitney. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh pada kedua kelompok antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi, pada kelompok perlakuan nilai MMT (p=0.002) dan nilai VAS (p=0.037), sedangkan kelompok kontrol nilai MMT (p=0.041) dan nilai VAS (p=0.044). Terdapat perbedaan pengaruh antara kedua kelompok setelah diberi intervensi nilai MMT (p=0.007) dan nilai VAS (p=0.023). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pada masing-masing kelompok dan ada perbedaan pengaruh antara keduanya.
Copyrights © 2023