Jurnal Kedokteran Meditek
VOL. 24 NO. 68 OKTOBER-DESEMBER 2018

Efektivitas Serbuk Buah Okra (Abelmoschus esculentus) sebagai Larvasida Aedes aegypti

Monica Puspa Sari (Staf Pengajar Bagian Parasitologi, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana)
Henricho Himawan (Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana)
Rina Priastini Susilowati (Staf Pengajar Bagian Biologi, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2019

Abstract

Temephos 1% atau lebih dikenal dengan abate dulu efektif untuk penanganan larva nyamuk, khususnya larva Aedes aegypti yang merupakan vektor utama dari demam berdarah. Akan tetapi penggunaan yang terus menerus dan tidak terkontrol dapat menyebabkan terjadinya resistensi temephos. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari larvasida alami yang dapat digunakan sebagai alternatif atau pengganti temephos, salah satunya adalah buah okra. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan lima kali pengulangan dan konsentrasi masing-masing 1%,2%,4%,8%, dan 16%, kontrol negatif, dan temephos 1% sebagai kontrol positif, dan dilakukan pengamatan selama 24 jam untuk melihat jumlah kematian larva. Hasil percobaan serbuk buah okra dengan berbagai konsentrasi terhadap larva instar III Aedes aegypti menunjukkan hasil nilai LC50 sebesar 4,143% dan LC90 sebesar 12,778%. Serbuk buah okra dapat bertindak sebagai racun dan bersifat sebagai racun kontak bagi larva Aedes aegypti. Dapat disimpulkan bahwa dosis efektif serbuk buah okra untuk mematikan larva Aedes aegypti adalah 12,778 %. Kata kunci: Aedes aegypty, temephos 1%, larvasida, serbuk buah okra

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Meditek

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Kedokteran MEDITEK merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel-artikel dalam lingkup bidang kedokteran dan biomedik secara open access. Proses publikasi artikel melalui proses penelaahan oleh pakar sebidang (peer-review) secara double-blind. Jurnal Kedokteran Meditek berafiliasi pada ...