Tidur pada dasarnya dibutuhkan oleh setiap individu. Namun, banyak mahasiswa kedokteran yang sulit memperoleh tidur yang baik. Sehingga kualitas tidur setiap mahasiswa akan terpengaruh. Kualitas tidur yang buruk dapat mempengaruhi kapasitas memori kerja. Memori kerja adalah memori jangka pendek yang kompleks dan digunakan dalam menyimpan informasi secara sementara dan memproses informasi tersebut secara cepat untuk penalaran, perencanaan, dan pengambilan sebuah keputusan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui kualitas tidur dan pengaruh kualitas tidur terhadap kapasitas memori kerja pada mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple random sampling. Kami berhasil merekrut 50 mahasiswa dalam penelitian ini. Kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) digunakan untuk menilai kualitas tidur. Sedangkan, Reading Span Task (R-SPAN) untuk mengukur kapasitas memori kerja mahasiswa. Hasil penelitian ditemukan korelasi antara kualitas tidur dengan memori kerja pada mahasiswa program studi kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) Angkatan 19 berdasarkan pengujian pearson correlation nilai p adalah 0,000 (p < 0,05) dengan nilai r adalah 0,896. Simpulan penelitian terdapat korelasi yang kuat antara kualitas tidur terhadap kapasitas memori kerja pada mahasiswa program studi kedokteran UKRIDA Angkatan 2019.
Copyrights © 2024